Senin, 26 Oktober 2015

Cara Menjalankan Mobil Transmisi Manual - Contoh Teks Prosedur Kompleks


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kali ini saya menyempatkan diri untuk mengurus blog saya ini yang sudah lama terbenkalai :v . Mungkin ada yang ingin mencari contoh teks prosedur kompleks, atau ada yang ingin mencari reverensi untuk belajar menyetir mobil, berikut ini postingan yang saya buat sendiri.

Cara Menjalankan Mobil Transmisi Manual
Contoh Teks Prosedur Kompleks

            Hampir semua orang tahu apa itu mobil, yap mobil adalah kendaraan roda empat bermesin. Mobil pertama yang dikomersialisasikan, dibuat pada tahun 1885 oleh Karl Benz. Banyak orang yang lebih memilih mengendarai mobil daripada sepeda motor, karena katanya “Enaknya naik mobil kalau panas gak kepanasan, kalau hujan gak kehujanan”. Menjalankan mobil bertransmisi manual atau manual transmission memang gampang-gampang susah, terutama untuk pengoperasian kopling. Untuk anda yang baru mencoba, harus didampingi oleh orang yang sudah professional untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Persiapan
            Sebelum menggunakan mobil, periksalah dahulu kondisi mobil. Diantaranya kondisi bensin, tekanan udara ban, air radiator, kondisi lampu-lampu, dan yang lainnya.

Komponen Pengendali
            Sebelum menjalankan mobil, anda harus mengetahui terlebihdahulu kompoonen-komponen pengendali mobil. Diantaranya sebagai berikut :
-          Roda Kemudi / Steer
Berada di depan kursi pengemudi. Berfungsi untuk mengendalikan arah laju mobil.
-          Lubang kunci
Hasil gambar untuk kunci kontak mobil
Terletak dibalik roda kemudi. Berfungsi untuk menghidupkan&mematikan mesin mobil (pada mobil-mobil tertentu), mengunci steer, menghidupkan peralatan elektronika di mobil.
-          Tombol Start Stop Engine (Pada Mobil-mobil Tertentu)
  
Berada di dekat lubang kuci atau di antara tempat duduk pengemudi dan tempat duduk penumpang depan (tiap mbil bias berbeda) berfungsi untuk menghidupkan&mematikan mesin.
-          Pedal Kopling, Rem, dan Gas
Terletak di bawah steer, pedal kopling dan gas berfungsi untuk mengendalikan transmisi dan mesin mobil, pedal rem berfungsi untuk mengurangi / menghentikan laju mobil.
-          Tuas Perseneling
Berada di antara tempat duduk pengemudi dan tempat duduk penumpang depan. Berfungsi untuk mengendalikan transmisi percepatan mobil.
-          Tuas Rem Tangan
Terletak di dekat tuas perseneling (biasanya di belakang tuas preseneling). Berfungsi untuk menahan mobil agar tetap berhenti/diam di tempat.

Menghidupkan Mesin Mobil
            Tidak semua mobil memiliki cara yang sama untuk menghudupkan mesin. Ada yang hanya menggunakan tombol, menggunakan tombol dan kunci, tetapi kebanyakan hanya menggunakan kunci. Untuk yang hanya menggunakan tombol, caranya dengan menekan tombol “Start-Stop Engine”.
Untuk yang menggunakan kunci dan tombol, caranya tancapkan kunci ke lubang kunci, putar kunci dari posisi “Off” ke posisi “ACC”, sampai ke posisi “On”, setelah itu, tekan tombol “Start-Stop Engine” sampai mesin menyala.
Untuk yang hanya mengunakan kunci, caranya tancapkan kunci ke lubang kunci, kemudian putar kunci dari posisi “Off” ke posisi “ACC”, sampai ke posisi “On”, setelah itu, putar ke posisi “Start” dan tahan sampai mesin menyala, setelah mesin menyala, lepaskan sehingga kunci kembali ke posisi “On”.

Menjalankan Mobil (Maju)
            Sebelum anda menjalankan mobil, pastikan anda dan penumpang telah mengenakan sabuk pengaman. Saat mesin mobil sudah menyala, injak kopling secara penuh dan tahan, geser tuas perseneling ke posisi percepatan gigi 1, lepas rem tangan dengan cara menekan dan menahan tombol yang ada di bagian depan rem tangan, kemudian turunkan tuas rem tangan sampai mentok dan lepaskan, setelah rem tangan dilepas, kurangi injakan kopling sampai seperempat kopling sambil menekan sedikit gas, setelah mobil terasa bergerak maju, lepaskan kopling.
Untuk menambah kecepatan, injak gas lebih dalam, setelah mesin terasa menggerung, tambah percepatan gigi perseneling dengan cara injak kopling penuh sambil melepas pedal gas, kemudian pindah posisi tuas gigi perseneling ke percepatan yang lebih tinggi, kemudian lepas injakan kopling sambil menginjak pedal gas lebih dalam dari sebelumnya.
Untuk menambah kecepatan, tinggal tambah percepatan gigi perseneling dengan cara seperti tadi.

Menjalankan Mobil (Mundur)
            Dari posisi mobil berhenti, injak kopling secara penuh dan tahan, geser tuas perseneling ke posisi percepatan gigi “R”, lepas rem tangan, kurangi injakan kopling sampai seperempat kopling sambil menekan sedikit gas, setelah mobil terasa bergerak mundur, lepaskan kopling. Untuk menambah kecepatan, injak gas lebih dalam.

Menghentikan Laju Mobil
            Saat mobil sedang melaju, injak rem, kemudian injak kopling (sesuaikan kedalaman menginjak rem dengan jarak pengereman yang dibutuhkan), tunggu sampai mobil berhenti, pindahkan posisi tuas gigi perseneling ke percepatan “Netral”, lepaskan pedal kopling. Untuk menahan supaya mobil tidak berjalan (tanpa harus terus-menerus menginjak pedal rem) dapat menggunakan rem tangan, caranya tiggal tarik tuas rem tangan ke atas sampai mentok dan kemudian lepaskan.

Mematikan Mesin Mobil
            Sebelum anda mematikan mesin, pastikan anda telah meluruskan posisi steer dan menetralkan percepatan gigi perseneling. Karena cara menghidupkan mesin berbeda-beda, cara mematikan mesin juga berbeda-beda.
Untuk yang hanya menggunakan tombol, caranya dengan menekan tombol “Start-Stop Engine”.
Untuk yang menggunakan kunci dan tombol, caranya tekan tombol “Start-Stop Engine”, setelah mesin mati, putar kunci dari posisi “On”  ke posisi “ACC”, sampai ke posisi “Off”, kemudian cabut kunci dari lubang kunci.
Untuk yang hanya mengunakan kunci, caranya putar kunci dari posisi “On” ke posisi “ACC”, sampai ke posisi “Off”, setelah itu cabut kunci dari lubang kunci.

            Selamat mencoba. Semoga sukses. Dan ingat!!, dalam mencobanya harus didampingi oleh orang yang sudah professional untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Sekian postingan saya kali ini, bila ada kesalahan/kekurangan saya mohon maaf karena saya juga masih belajar. mungkin ada yang ingin menambahkan lagi, silahkan di komentar.
 Wasalamu'alikum Warahmatullahi Wabarakatuh.